Blog tentang internet dan Blogging Tips

Saturday, 20 February 2016

Pertimbangan Engine Overhaul (Engine Rebuild)

Pertimbangan untuk dilakukannya engine overhaul.

Overhaul direkomendasikan untuk dilaksanakan sebelum engine mengalami kerusakan, dengan kata lain engine di overhaul dengan penggantian sejumlah parts yang aus dengan parts yang baru.

Parts yang biasanya mengalami keausan tersebut diantaranya: piston ring, rod bearing, main bearing, valve, seat dan lain sebagainya.

Disamping penggantian parts yang telah disebutkan sebelumnya, hal lainnya yang dilakukan sewaktu melakukan overhaul adalah:
  • Pemeriksaan menyeluruh atas parts yang lainnya.
  • Penggantian seal, gasket, o-ring, packing dan lain sebagainya.
  • Pembersihan saluran-saluran di engine block.

"Pengukuran yang nyata, untuk menentukan masa overhaul engine adalah dengan mengukur output tenaga (Power), tekanan kompresi, konsumsi bahan bakar dan konsumsi oli. Jika engine masih memenuhi standar performa tersebut diatas, maka engine tidak perlu untuk dioverhaul meskipun interval jam (Service hour) overhaulnya sudah tercapai".

Berikut ini pertimbangan-pertimbangan untuk dilakukannya overhaul engine:

1. Service Hour

Service hour merupakan nilai rata-rata yang diambil dengan asumsi load faktor engine yang sesuai dengan aplikasinya. Serive hour yang tertera mungkin akan terlalu tinggi jika engine dioperasikan dengan beban yang terlalu tinggi dan mungkin akan terlalu rendah jika engine dioperasikan dengan beban yang terlalu ringan.

Pengurangan jam operasi engine pada kondisi full load tentunya akan menurunkan rata-rata kebutuhan power yang dihasilkan engine. Dan penurunan rata-rata power yang dihasilkan engine akan meningkatkan umur engine dan interval overhaulnya, begitu juga sebaliknya.

Kesimpulannya adalah: pertimbangan untuk overhaul engine berdasarkan service hour bisa terlalu cepat apabila engine dioperasikan dengan kondisi load yang terlalu ringan, begitu juga sebaliknya akan terlalu lama apabila engine dioperasikan dengan kondisi load yang terlalu berat.

2. Total Fuel Consumption

Total fuel consumption merupakan indikasi terbaik yang dapat digunakan dalam menentukan sebuah engine harus di overhaul, meskipun nilai ini meruapakan perkiraan. Fuel consumption lebih mencerminkan pembebanan pada engine, karena saat beban engine meningkat maka fuel consumptionjuga meningkat, begitu juga sebaliknya,

Kesimpulannya adalah: Engine yang beroperasi dengan load yang besar secara terus-menerus akan lebih cepat untuk di overhaul dibandingkan dengan engine yang beroperasi dengan load yang terlalu ringan secara terus menerus, karena dengan load engine yang berbeda pencapaian fuel consumptionnya dalam kurun waktu yang sama juga berbeda.

3. Oil Consumption

Oil consumption juga dapat dipergunakan sebagai indikator untuk menentukan kapan engine harus di overhaul. Konsumsi oli proporsional dengan persentasi beban engine. Ketika persentase beban engine meningkat, jumlah oli yang di konsumsi per jam juga meningkat.

Pada saat oil consumption engine meningkat tiga kali lipat dari nilai konsumsi oli standarnya yang diakibatkan oleh keausan normal, maka engine harus dijadwalkan untuk di overhaul disamping dapat juga di indikasikan oleh meningkatnya tekanan "blowby" dan sedikit peningkatan konsumsi fuel.

Kesimpulannya adalah: Apabila konsumsi oli engine meningkat tiga kali lipat dari nilai standarnya ( misalkan standar konsumsi oli dalam waktu 10 jam operasi adalah 5 liter, sedangkan aktualnya sudah lebih dari 15 liter) sedangkan kebocoran oli keluar (external oil leaked) tidak ada, artinya sudah terjadi oil up dan / atau oil down yang terlalu tinggi, maka engine harus segera di overhaul.

4. Faktor Lainnya

Faktor lainnya yang harus menjadi pertimbangan untuk menentukan kapan waktu engine harus di overhaul disamping faktor ekonomis lainnya, adalah:
  • Seberapa konsisten dilakukannya preventive maintenance.
  • Kualitas fuel yang di gunakan.
  • Kondisi medan operasi
  • Hasil laboratorium oil sampling
  • Meningkatnya engine noise dan engine vibration.
Demikianlah beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan acuan dalam menentukan waktu kapan engine harus di overhaul. Apabila overhaul tidak dilakukan, resiko keausan piston ring, rod bearing, main bearing atau kemungkinan terjadinya kerusakan yang lebih parah akan meningkat.

Lalu hal-hal apa saja yang dapat mempercepat interval waktu overhaul engine ? ikuti pembahasan selanjutnya.

Sumber: TT/009 Engine Rebuild.



Materi Training Engine CAT C27

Materi Training Engine CAT C27

Berikut ini saya share materi training Engine Caterpillar C27. Materi yang saya share disini berupa E-book dalam aplikasi Android. Bukan E-book pdf seperti biasanya. Jadi tidak dibuka pakai pdf reader, tetapi materi ini langsung install di HP Android dan langsung jalan.

Berikut beberapa screenshoot dari aplikasi tersebut:

Materi Training Engine CAT C27
Aplikasi setelah terinstall akan tampil icon seperti gambar di atas (CAT C27).

Materi Training Engine CAT C27
Setelah tombol start di tekan, akan tampil halaman awal dari materi Engine CAT C27 tersebut.

Materi Training Engine CAT C27
Contoh halaman berikutnya/ halamn 2.

Materi Training Engine CAT C27
Ada mode "search" yang dapat digunakan untuk mencari topik bahasan yang diinginkan dengan cepat dan memberikan pilihan yang lengkap.

Demikian materi training engine CAT C27 yang saya share, semoga bermanfaat. Apabila ada pertanyaan silahkan sampaikan pada kolom komentar.

Terima kasih.

Download aplikasinya: disini.




Thursday, 4 February 2016

Kuis K3LH Android

Berikut ini admin sharing Kuis K3LH Android dalam bentuk aplikasi Android. Kuis ini berisi materi latihan dalam bentuk soal pilihan ganda dalam tiga kategori, yaitu: Keselamatan, kesehatan dan lingkungan hidup.

Silahkan dicoba untuk menguji tingkat pemahaman kita dalam bidang K3LH.
Semoga bermanfaat.

Aplikasi Kuis K3LH Android tersebut dapat di download disini: https://db.tt/d2GnwF8g

Saturday, 19 September 2015

EvoSimple Responsive Blogger Template By KunciDunia.Com

EvoSimple Responsive Blogger Template
EvoSimple Responsive Blogger Template

Sudah lama tidak sharing mengenai template. Eits.. tunggu dulu template yang share kali ini bukan buatan Saya melainkan punya temen yang bernama Muhammad Akram, admin dari KunciDunia.com.Untuk detail dan cara pemasangan dari template ini silakan kunjungi link pembuatnya.
http://www.kuncidunia.com/2015/07/evosimple-responsive-blogger-template.html

Fitur Template

  1. Responsive
  2. Valid HTML5
  3. Valid CSS3
  4. SEO Friendly
  5. Auto Readmore
  6. Breadcrumbs
  7. Related Posts
  8. Cool Threaded Comment
  9. Share Button
  10. And more.

Wednesday, 2 September 2015

Cara Memasang Iklan Di Tengah Artikel/Postingan

Faktor penempatan posisi iklan sangat berpengaruh terhadap penghasilan seorang blogger. Oleh karena itulah Saya akan menjelaskan mengenai memasang iklan di tengah postingan pada platform blogger.

Baca : Cara Memasang Iklan Diatas Artikel/Postingan

Sebenarnya fitur memasang iklan yang berada di antara postingan sudah ada pada blogger, namun itu hanya untuk iklan Google AdSense saja. Lalu bagaimana dengan iklan lain yang ingin dipasang berada di tengan postingan ? Bagaimana dengan struktur template yang berbeda dari bawaan resmi blogger atau sudah dimodifikasi ? Tenang saja Saya punya solusinya untuk mengatasinya, jadi silakan Anda baca artikel ini sampai selesai.
Center

Cara Meletakkan Iklan Berada Di Tengah Postingan

1. Ini merupakan cara manual jadi silakan sesuaikan dengan struktur template sobat. Pertama silakan ambil dahulu kode iklan yang akan dipasang.
2. Lalu parse kode iklan agar muncul di halaman artikel blog Anda di HTML Escape
3. Kemudian silakan Anda cari kode ini
<data:post.body/>
4. Ganti kode tersebut dengan kode ini
<div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
<center>
Simpan Kode Iklan Disini
</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>
5. Sebenarnya pada tahap ini sudah selesai, namun jika Anda ingin membuat posisi iklan terlihat lebih rapi bisa mencoba dan menggunakan kode dibawah ini :
a. Posisi iklan tepat berada di tengah postingan
 <div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
<center>
<div style='margin:10px auto'>
Simpan Kode Iklan Disini
</div>
</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>
b. Posisi iklan berada di tengah postingan sebelah kanan
 <div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
<center>
<div style='float:right;margin:10px 0 10px 10px'>
Simpan Kode Iklan Disini
</div>
</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>
c. Posisi iklan berada di tengah postingan sebelah kiri
 <div expr:id='&quot;post1&quot; + data:post.id'/>
<div class='googlepublisherads' style='margin:20px 0'>
<center>
<div style='float:left;margin:10px 10px 10px 0'>
Simpan Kode Iklan Disini
</div>
</center>
</div>
<div expr:id='&quot;post2&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>
var obj0=document.getElementById(&quot;post1<data:post.id/>&quot;);
var obj1=document.getElementById(&quot;post2<data:post.id/>&quot;);
var s=obj1.innerHTML;
var t=s.substr(0,s.length/2);
var r=t.lastIndexOf(&quot;&lt;br&gt;&quot;);
if(r&gt;0) {obj0.innerHTML=s.substr(0,r);obj1.innerHTML=s.substr(r+4);}
</script>

Ok itulah mengenai cara memasang iklan berada di tengan postingan. Selanjutnya tinggal Anda pilih posisi iklan yang menurut Anda cocok :)

Friday, 21 August 2015

Cara Memasang Iklan Diatas Artikel/Postingan

Salah satu faktor penting menghasilkan uang dengan blog lewat program periklanan seperti Google AdSense adalah penempatan posisi iklan yang tepat. Dengan menampatkan iklan pada posisi yang tepat akan meningkatkan konversi iklan yang bagus sehingga berdampak pada penghasilan Anda meningkat.
Ads Position

Banyak sekali posisi yang strategis untuk meningkatkan jumlah klik yang ditempatkan di beberapa halaman blog Anda. Salah satunya adalah penempatan iklan diatas artikel/postingan.

Baca : Cara Memasang Iklan Di Tengah Artikel/Postingan

Oleh karena itu Saya akan memberikan cara memasang iklan diatas artikel khususnya pada platform blogger.

Cara Meletakan Kode Iklan Diatas Artikel/Postingan

1. Pertama silakan ambil dahulu kode iklan yang akan dipasang
2. Lalu parse kode iklan agar muncul di halaman artikel blog Anda di HTML Escape
3. Kemudian silakan Anda cari kode ini
<data:post.body/>
4. Kemudian tepat diatas kode tersebut letakan kode iklan seperti kode dibawah ini
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
..Simpan kode iklan yang sudah diparse disini..
</b:if>
 a. Anda juga bisa meletakannya seperti ini, agar posisi iklan tepat berada di tengah atas postingan
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div style='margin:0 auto 10px;text-align:center;'>
..Simpan kode iklan yang sudah diparse disini..
</b:if>
</div>

b. Atau Anda juga bisa memasang berada disebelah kiri atas artikel seperti ini
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>
<div style='float:left;margin:0 10px 10px 0;'>
..Simpan kode iklan yang sudah diparse disini..
</b:if>
</div>

Itulah beberapa cara memasang iklan diatas artikel, tinggal Anda pilih posisi yang menurut Anda cocok untuk dipasang di blog.

Monday, 4 May 2015

Header Blog Valid Schema.Org dan HTML5

Makin kesini semakin jarang buat artikel tentang tutorial blog, mumpung Saya ada waktu maka kali Saya akan buat tutorial cara membuat header blog valid schema.org dan HTML5 :D . Selain valid schema.org dan HTML5 header blog ini juga sangat bagus dan SEO.

Bagaimana cara pemasangannya ? silakan ikuti cara yang akan Saya paparkan berikut ini :

1. Silakan cari kode di bawah ini atau yang mirip seperti kode dibawah. Jika masih kesulitan silakan pilih menu Lompat ke Widget > Pilih Header1.

<b:widget id='Header1' locked='true' title='Kang Mousir (Header)' type='Header'>
...
</b:widget>
2. Lalu ganti kode yang diatas dengan kode dibawah ini.
<b:widget id='Header1' locked='true' title='Kang Mousir (Header)' type='Header'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:useImage'>
<b:if cond='data:imagePlacement == &quot;BEHIND&quot;'>
<!--
Show image as background to text. You can't really calculate the width
reliably in JS because margins are not taken into account by any of
clientWidth, offsetWidth or scrollWidth, so we don't force a minimum
width if the user is using shrink to fit.
This results in a margin-width's worth of pixels being cropped. If the
user is not using shrink to fit then we expand the header.
-->
<b:if cond='data:mobile'>
<div id='header-inner'>
<div class='titlewrapper' style='background: transparent'>
<h1 class='title' style='background: transparent; border-width: 0px'>
<b:include name='title'/>
</h1>
</div>
<b:include name='description'/>
</div>
<b:else/>
<div expr:style='&quot;background-image: url(\&quot;&quot; + data:sourceUrl + &quot;\&quot;); &quot; + &quot;background-position: &quot; + data:backgroundPositionStyleStr + &quot;; &quot; + data:widthStyleStr + &quot;min-height: &quot; + data:height + &quot;_height: &quot; + data:height + &quot;background-repeat: no-repeat; &quot;' id='header-inner'>
<div class='titlewrapper' style='background: transparent'>
<h1 class='title' style='background: transparent; border-width: 0px'>
<b:include name='title'/>
</h1>
</div>
<b:include name='description'/>
</div>
</b:if>
<b:else/>
<!--Show the image only-->
<div id='header-inner'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<h1 style='text-indent:-9999px;margin:0 0 0 0;padding:0 0 0 0;height:0px;'><b:include name='title'/></h1>
<div style='text-indent:-9999px;margin:0 0 0 0;padding:0 0 0 0;height:0px;'><b:include name='description'/></div>
</b:if>
</b:if>
<a expr:href='data:blog.homepageUrl' style='display: block'>
<img expr:alt='data:title' expr:id='data:widget.instanceId + &quot;_headerimg&quot;' expr:src='data:sourceUrl' expr:title='data:title' itemprop='image' style='display: block'/>
</a>
<!--Show the description-->
<b:if cond='data:imagePlacement == &quot;BEFORE_DESCRIPTION&quot;'>
<b:include name='description'/>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<h1 style='text-indent:-9999px;margin:0 0 0 0;padding:0 0 0 0;height:0px;'><b:include name='title'/></h1>
<div style='text-indent:-9999px;margin:0 0 0 0;padding:0 0 0 0;height:0px;'><b:include name='description'/></div>
</b:if>
</b:if>
</b:if>
</div>
</b:if>
<b:else/>
<!--No header image -->
<div id='header-inner'>
<div class='titlewrapper'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;static_page&quot;'>
<h1 class='title'><b:include name='title'/></h1>
<b:else/>
<h1 class='title'><b:include name='title'/></h1>
</b:if>
<b:else/>
<h2 class='title'><b:include name='title'/></h2>
</b:if>
<b:include name='description'/>
</div>
</div>
</b:if>
</b:includable>
<b:includable id='description'>
<div class='descriptionwrapper'>
<p class='description' itemprop='description'><span><data:description/></span></p>
</div>
</b:includable>
<b:includable id='title'>
<a expr:href='data:blog.homepageUrl' itemprop='url'><span itemprop='name'><data:title/></span></a>
</b:includable>
</b:widget>
3. Selesai :D

Sekarang tinggal Anda cek di https://developers.google.com/structured-data/testing-tool/. Bagaimana hasilnya keren bukan, apalagi kalau stuktur templatenya sudah memakai struktur yang disarankan oleh google pasti lebih keren seperti template buatan Saya Sang SEO :). Nih hasilnya
Header Blog Valid Schema.Org dan HTML5

Struktur header ini sangat disarankan karena bagus untuk memudahkan robot google menjelajahi blog kita. Itulah tutorial singkat yang dapat Saya berikan, semoga bermanfaat ya :D

Popular Posts

Powered by Blogger.